<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Anti GO Blog</title>
	<atom:link href="http://imranjamaluddin.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com</link>
	<description>Baca yang tersurat, juga yang tersirat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 16:11:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='imranjamaluddin.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Anti GO Blog</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://imranjamaluddin.wordpress.com/osd.xml" title="Anti GO Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://imranjamaluddin.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Marhaban Yaa Ramadhan</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/09/marhaban-yaa-ramadhan/</link>
		<comments>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/09/marhaban-yaa-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 12:50:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imr@n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imranjamaluddin.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, InsyaAllah dan mudah-mudahan Allah SWT mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan tahun 1431 H yang insyaAllah jatuh pada tanggal 11 Agustus 2010 (Kalender Muhammadiyah SumBar)  untuk menuai keutamaannya. Dalam menyambut bulan yang mulia ini biasanya ada beberapa tradisi di masyarakat minangkabau yang masih dipertahankan walaupun sebahagian dari umat dan masyarakat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=46&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, InsyaAllah dan mudah-mudahan Allah SWT mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan tahun 1431 H yang insyaAllah jatuh pada tanggal 11 Agustus 2010 (Kalender Muhammadiyah SumBar)  untuk menuai keutamaannya. Dalam menyambut bulan yang mulia ini biasanya ada beberapa tradisi di masyarakat minangkabau yang masih dipertahankan walaupun sebahagian dari umat dan masyarakat Minangkabau sudah meninggalkan tradisi tersebut, karena nyata-nyata tradisi tersebut jauh dari tuntunan agama bahkan cenderung melanggar agama. Diantara tradisi tersebut.<strong> </strong><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong><strong> </strong><strong>1. Ziarah Kubur</strong></p>
<div id="attachment_47" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/tpu-tunggul-h.jpg"><img class="size-medium wp-image-47" title="TPU Tunggul H" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/tpu-tunggul-h.jpg?w=225&#038;h=300" alt="TPU Tunggul Hitam" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">TPU Tunggul Hitam</p></div>
<p>Pemakaman umum, pemakaman keluarga biasanya sudah mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat sebulan bahkan seminggu sebelum masuk bulan ramadhan. Dikuburan mereka membersihkan kuburan, membaca al-qur’an, mendo’a, makan-makan, duduk-duduk, bercanda tawa dan sebagainya.</p>
<p>Pada awal Islam, Rasul melarang bahkan mengharamkan ziarah kubur karena nabi sangat khawatir pada aqidah umat yang diwaktu itu masih rapuh, akan tetapi akhirnya Rasul memperbolehkan ziarah kubur dengan maksud agar para peziarah mengingat mati sehingga menjadi motivasi untuk meningkatkan amal ibadah.</p>
<p>Tidak pernah kita menemukan Rasul menyuruh umatnya untuk membaca al-qur’an di kuburan atau mendo’a. Bahkan membaca al-qur’an dan melakukan ibadah sunat sangat dianjurkan dilakukan dirumah. Rasul bersabda, barang siapa yang dirumahnya tidak diperdengarkan ayat-ayat alqur’an maka rumahnya seperti kuburan, itu artinya apa?, tidak ada yang namanya membaca al-Qur’an di kuburan.</p>
<p>Duduk-duduk dikuburan, kenapa bisa terjadi? Karena kuburan itu ditembok, padahal nyata-nyata rasulullah mengharamkan menembok kuburan dan duduk diatas kuburan.</p>
<p>Kenapa kita harus tertawa di kuburan? Harusnya kita merenungi nasib kita, introspeksi diri, koreksi amal ibadah kita, karena cepat atau lambat kita semua InsyaAllah menyusul mereka yang berbaring disana.</p>
<p>Ziarah kubur tidak harus akan memasuki bulan Ramadahan saja bukan? Kapan saja bisa! Bahkan tidak kita temukan satu pun hadits atau ayat al-Quran yang menyuruh ziarah memasuki bulan Ramadhan. Agar kita tak terjerumus dalam <em>TBC (Takhyul, Bid’ah dan Kurafat)</em> kita perlu mengkaji lebih dalam masalah ziarah ini, jika akan menjerumuskan kita kepada hal-hal yang menjauhkan diri kita dari Allah SWT <strong><em><span style="text-decoration:underline;">lebih baik kita tinggalkan saja</span></em></strong>.</p>
<div id="attachment_48" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/tpu-jo.jpg"><img class="size-medium wp-image-48" title="TPU jo" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/tpu-jo.jpg?w=300&#038;h=225" alt="TPU" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">TPU</p></div>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:left;"><strong>2. </strong><strong>Balimau</strong></div>
<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<div id="attachment_51" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><strong> </strong><strong><a href="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/bt-kuranji.jpg"><img class="size-medium wp-image-51" title="Bt. Kuranji" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/bt-kuranji.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></strong><p class="wp-caption-text">Bt. Kuranji</p></div>
</div>
<p>Tradisi baliamau biasanya dilakukan di sungai-sungai atau tempat rekreasi air dan pemandian yang dimaksudkan untuk menggugurkan semua kotoran lahir maupun batin, tujuan nya tampak begitu mulia akan tetapi adakah rasul menyuruh/memberikan tuntunan pada kita untuk mandi akan memasuki ramadhan?, sepengetahuan penulis ada 2 hukum mandi, wajib atau sunah. Wajib karena mimpi basah, berhadast besar atau junub  dsb, sunah hukumnya bagi kaum laki-laki sebelum jumatan. Tidak pernah kita temukan ayat Al-Qur’an maupun Hadist yang membahas balimau sebelum memasuki Ramadhan. Sebagai masyarakat yang mengaku berfilosofi <em>adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah</em> (<strong>ABS,SBK</strong>) masyarakat minang harus berhati-hati dalam beramal, amal tanpa ilmu (<strong>Taklid</strong>) artinya seorang muslim harus tau dasar hukum agama dalam melakukan sesuatu yang dianggap ritual atau ibadah, jangan sampai menjadi orang yang ikut-ikutan saja. <strong>Saatnya kita mengkaji lebih jauh dan lebih dalam</strong>.</p>
<p>Bahkan sering sekali para ustadz, alim ulama, para penceramah menghimbau kepada umat agar balimau dirumah masing-masing, “pai balimau tapi akhirnyo balunao”, bahkan ada sebagian masyarakat yang menyertakan Orgen Tunggal disela-sela acara balimau dengan biduanita yang masyaAllah, <em>ndak tamakan dek kecek lai do dunsanak</em>, <strong>balimau</strong> <span style="text-decoration:underline;">tapi akhirnyo</span> <strong>balunao</strong>. Mandi pun bercampur laki-laki dan perempuan (Na’uzubillah), tak ingat kah kita ketika beberapa tahun yang lalu, Allah langsung menegur umat yang sedang balimau dengan gempa, hingga acara balimau nan balunao pun seketika menjadi bubar.</p>
<div id="attachment_52" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/bt-kuranji1.jpg"><img class="size-medium wp-image-52" title="Bt Kuranji" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/bt-kuranji1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Bt Kuranji</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://imranjamaluddin.wordpress.com/category/tak-berkategori/'>Tak Berkategori</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imranjamaluddin.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imranjamaluddin.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imranjamaluddin.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imranjamaluddin.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/imranjamaluddin.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/imranjamaluddin.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/imranjamaluddin.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/imranjamaluddin.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imranjamaluddin.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imranjamaluddin.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imranjamaluddin.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imranjamaluddin.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imranjamaluddin.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imranjamaluddin.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=46&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/09/marhaban-yaa-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620b1965a825cd81e8f36c678f2d9400?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imr@n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/tpu-tunggul-h.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">TPU Tunggul H</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/tpu-jo.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">TPU jo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/bt-kuranji.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bt. Kuranji</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/bt-kuranji1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bt Kuranji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hikmah Antri</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/07/hikmah-antri/</link>
		<comments>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/07/hikmah-antri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 12:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imr@n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imranjamaluddin.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini sabtu (7 Agustus 2010), penulis mengantri untuk ACC ASKES di salah satu Rumah Sakit Pemerintah, pagi sebelum jam masuk kantor (08.00) sudah banyak masyarakat yang mengantri. Ikut antri di RS seperti ini bukanlah hal yang baru atau yang pertama penulis lakukan, entah karena akan memposting tentang antrian atau faktor X lain, muncullah moment-moment [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=39&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_40" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0269.jpg"><img class="size-medium wp-image-40" title="Foto0269" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0269.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana Antri</p></div>
<p>Hari ini sabtu (7 Agustus 2010), penulis mengantri untuk ACC ASKES di salah satu Rumah Sakit Pemerintah, pagi sebelum jam masuk kantor (08.00) sudah banyak masyarakat yang mengantri. Ikut antri di RS seperti ini bukanlah hal yang baru atau yang pertama penulis lakukan, entah karena akan memposting tentang antrian atau faktor X lain, muncullah moment-moment yang biasanya tidak pernah penulis jumpai dalam antrian-antrian sebelumnya tetapi kali ini muncul.</p>
<p>Ternyata masih ada Oknum yang berpakaian sepertinya sih pegawai RS, yang menitip ACC Askes yang mungkin saja teman atau kerabat si Pasien penitip ACC Askes, mungkin penitip ingin cepat atau sebagainya akan tetapi dengan cara melanggar hak-hak pengantri lain, ketidak beresan itu nampaknya diAmini saja oleh petugas Askes dengan memberikan ACC tsb, bahkan penulis sendiri belum mampu amar ma’ruf nahi mungkar pada kondisi tsb <em>(mungkin postingan ini menjadi cara selemah-lemah iman)</em>, seharusnya kita semua sadar akan pentingnya kegiatan yang biasa disebut Antri ini, banyak ahli bicara, menurut mereka hal-hal seperti ini muncul akibat pendidikan di Indonesia masih mengutamakan hafalan, kognitif dsb bukan kepada pendidikan berbasis pengalaman (<em>learning by doing, learning by experience</em>) atau praktek. Sehingga kita hanya hafal antri tapi tidak faham filosofi antri itu sendiri. Dengan Antri kita belajar <strong>menghargai, menghormati hak orang lain</strong>. Di barat atau di Jepang masyarakat sudah terbiasa menghadapi antri dengan manajemen antri yang mereka perlihatkan, mereka mempersiapkan diri mereka menghadapi antri, nah ketika antri mereka mengisi waktu dengan membaca buku, artinya apa? Mereka tak rela waktu mereka habis atau terbuang percuma hanya karena menunggu giliran. Begitu cara mereka menghargai hak orang lain juga menghargai waktu. Jika dalam antri saja masyarakat kita tidak bisa tertib bahkan berusaha mencari “<em>pintu belakang</em>” ya maklum saja jika di negeri ini masih akrab ditelinga kita praktek KKN terselubung maupun terang-terangan.</p>
<div id="attachment_41" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0270.jpg"><img class="size-medium wp-image-41" title="Foto0270" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0270.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Penjual Koran</p></div>
<p><a href="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0272.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-42" title="Foto0272" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0272.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Bagi yang tidak mempersiapkan diri menghadapi antrian dari rumah, Alhamdulillah penjual koran sudah <em>stand by</em> disana. Pengantri bisa membeli koran, karena Penulis juga melihat ada juga pengantri yang mengisi waktu dengan membaca Koran pagi, membaca koran tampaknya cukup ampuh mengusir kebosanan sambil menunggu giliran juga mengisi waktu dengan menambah wawasan tentunya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://imranjamaluddin.wordpress.com/category/tak-berkategori/'>Tak Berkategori</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imranjamaluddin.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imranjamaluddin.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imranjamaluddin.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imranjamaluddin.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/imranjamaluddin.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/imranjamaluddin.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/imranjamaluddin.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/imranjamaluddin.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imranjamaluddin.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imranjamaluddin.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imranjamaluddin.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imranjamaluddin.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imranjamaluddin.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imranjamaluddin.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=39&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/07/hikmah-antri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620b1965a825cd81e8f36c678f2d9400?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imr@n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0269.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Foto0269</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0270.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Foto0270</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/foto0272.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Foto0272</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meteor Jatuh atau Apa?</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/05/meteor-jatuh-atau-apa/</link>
		<comments>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/05/meteor-jatuh-atau-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 13:47:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imr@n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imranjamaluddin.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Hari itu adalah hari jum’at (23 July 2010). Setelah shalat jumat kebetulan penulis mengantar orang tua (perbuatan yang disarankan untuk diteladani) mengajar ke sebuah sekolah dasar di Pasar Ambacang Kec. Kuranji Kota Padang (tepatnya jl tunggang), disepanjang perjalanan banyak warga masyarakat (udah banyak, pake warga, pake masyarakat lagee, pemborosan kata bgt kykny) yang berdiri diluar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=32&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/benda-langit-jatuh.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-33" title="benda langit jatuh" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/benda-langit-jatuh.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" height="300" width="225"/></a></p>
<p>Hari itu adalah hari jum’at (23 July 2010). Setelah shalat jumat kebetulan penulis mengantar orang tua (<i>perbuatan yang disarankan untuk diteladani</i>) mengajar ke sebuah sekolah dasar di Pasar Ambacang Kec. Kuranji Kota Padang (<i>tepatnya jl tunggang</i>), disepanjang perjalanan banyak warga masyarakat (<i>udah banyak, pake warga, pake masyarakat lagee, pemborosan kata bgt kykny</i>) yang berdiri diluar rumah mereka lantas mereka melihat ke langit luas, namun karena dalam keadaan berkendaraan penulis tidak menghiraukan walaupun di hati tetap penasaran <i>(pengendara yang baik, yg ini disarankan lgi deh utk diteladani)</i>, setelah sampai di tempat dan akan balik pulang, penulis coba memenuhi rasa ingin tahu tsb, melihat kelangit sejenak, terlihat seperti pada gambar, garis putih yang rapi seperti asap apakah itu dari sebuah rocket yang ditembakkan <i>(siapa tahu uji coba rudal KorUt nyampe Padang</i>)?, benda langit yang jatuh?, atau pesawat jatuh (<i>tp asapny Cuma dikit</i>)?.. setelah ditelusuri (<i>membaca koran hari setelahnya</i>) penulis tak menemukan jawabannya.. Wallahua’lam bissawab..</p>
<p><img src="http://imranjamaluddin.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wpgallery/img/t.gif" class="wpGallery mceItem" title="gallery"/></p>
<br />Filed under: <a href='http://imranjamaluddin.wordpress.com/category/tak-berkategori/'>Tak Berkategori</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imranjamaluddin.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imranjamaluddin.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imranjamaluddin.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imranjamaluddin.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/imranjamaluddin.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/imranjamaluddin.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/imranjamaluddin.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/imranjamaluddin.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imranjamaluddin.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imranjamaluddin.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imranjamaluddin.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imranjamaluddin.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imranjamaluddin.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imranjamaluddin.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=32&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/08/05/meteor-jatuh-atau-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620b1965a825cd81e8f36c678f2d9400?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imr@n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2010/08/benda-langit-jatuh.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">benda langit jatuh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wpgallery/img/t.gif" medium="image">
			<media:title type="html">gallery</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makalah Kemacetan</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/07/05/makalah-kemacetan/</link>
		<comments>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/07/05/makalah-kemacetan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 07:31:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imr@n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imranjamaluddin.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[A. Latar Belakang Indonesia termasuk negara sedang berkembang, permasalahan yang ada di negara berkembang lebih kompleks dibandingkan dengan negara-negara maju, mulai dari pertumbuhan penduduk yang tinggi, kesenjangan sosial, hingga kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang pembangunan itu sendiri. Diantara banyak permasalahan itu adalah kemacetan atau kongesti. Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=27&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A.	Latar Belakang<br />
Indonesia termasuk negara sedang berkembang, permasalahan yang ada di negara berkembang lebih kompleks dibandingkan dengan negara-negara maju, mulai dari pertumbuhan penduduk yang tinggi, kesenjangan sosial, hingga kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang pembangunan itu sendiri. Diantara banyak permasalahan itu adalah kemacetan atau kongesti. Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar, terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai ataupun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, misalnya Jakarta dan Bangkok. Kemacetan lalu lintas menjadi permasalahan sehari-hari di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.<br />
Kemacetan sering dijumpai di kota-kota besar di negara berkembang seperti Bangkok dan Jakarta. Kemacetan juga sering dijumpai pada daerah-daerah perdagangan (CBD) di kota-kota seluruh dunia.<br />
B.	Permasalahan<br />
Berdasarkan latar belakang diatas maka yang menjadi permasalahan adalah:<br />
1.	Apa yang menyebabkan kemacetan lalu lintas<br />
2.	Apa dampak negatif dari kemacetan lalu lintas<br />
3.	Bagaimana upaya mengurangi kemacetan lalu lintas</p>
<p>C.	Teori Pendukung<br />
1.	Komponen lalu lintas<br />
Sebelum kita membahas komponen lalu lintas, sebaiknya  harus diketahui dulu apa itu lalu lintas, menurut undang-undang No. 22 tahun 2009 lalu lintas didefinisikan sebagai gerak kendaraan dan orang di ruang lalu lintas jalan, sedangkan yang dimaksud dengan ruang lalu lintas jalan adalah prasarana yang diperuntukkan bagi gerak pindah kendaraan, orang dan atau barang yang berupa jalan dan fasilitas pendukung.<br />
Pemerintah mempunyai tujuan untuk mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang selamat, aman, cepat, lancar, tertib dan teratur, nyaman dan efisien melalui manajemen lalu lintas dan rekayasa lalu lintas.</p>
<p>Seperti terlihat di bagan, komponen lalu lintas terdiri atas manusia, kendaraan dan jalan yang saling berinteraksi dalam pergerakan kendaraan yang memenuhi persyaratan kelaikan untuk dikemudikan oleh pengemudi yang mengikuti aturan lalu lintas yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundangan yang menyangkut lalu lintas dan angkutan jalan melalui jalan yang memenuhi persyaratan.</p>
<p>2.	Manajemen lalu lintas<br />
Manajemen lalu lintas bertujuan untuk keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Manajemen lalu lintas meliputi:<br />
a.	Kegiatan perencanaan lalu lintas<br />
Kegiatan perencanaan lalu lintas meliputi inventarisasi dan evaluasi tingkat pelayanan. Maksud inventarisasi antara lain untuk mengetahui tingkat pelayanan pada setiap ruas jalan dan persimpangan. Maksud tingkat pelayanan dalam ketentuan ini adalah merupakan kemampuan ruas jalan dan persimpangan untuk menampung lalu lintas dengan tetap memperhatikan faktor kecepatan dan keselamatan.<br />
b.	Kegiatan pengaturan lalu lintas<br />
Kegiatan pengaturan lalu lintas meliputi: penataan sirkulasi lalu lintas, penentuan kecepatan minimum dan maximum, larangan atau perintah penggunaan jalan bagi pemakai jalan.</p>
<p>c.	Kegiatan pengawasan lalu lintas</p>
<p>Kegiatan pengawasan lalu lintas meliputi:<br />
1.	Pemantauan dan penilaian terhadap kebijaksanaan lalu lintas, dimaksudkan untuk mengetahui efektifitas dari kebijaksanaan-kebijaksanaan tersebut untuk mendukung ketercapaian tingkat pelayanan yang telah ditentukan. Kegiatan pemantauan meliputi, inventarisasi kebijaksanaan-kebijaksanaan lalu lintas yang berlaku pada ruas jalan, jumlah pelanggaran dan tindakan-tindakan koreksi yang telah dilakukan atas setiap pelanggaran tersebut. Kegiatan penilaian meliputi, penentuan kriteria penilaian, analisis pelanggaran dan usulan tindakan perbaikan.<br />
2.	Tindakan korektif terhadap pelaksanaan kebijaksanaan lalu lintas, dimaksudkan untuk menjamin tercapainya sasaran tingkat pelayanan yang sudah ditentukan. Tindakan korektif diantaranya: peninjauan ulang terhadap kebijaksanaan apabila didalam pelaksanaannya menimbulkan masalah.<br />
d.	Kegiatan pengendalian lalu lintas<br />
Kegiatan pengendalian lalu lintas meliputi:<br />
1.	Pemberian arahan dan petunjuk dalam pelaksanaan kebijaksanaan lalu lintas, dengan maksud agar diperoleh keseragaman dalam pelaksanaannya serta dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya untuk menjamin tercapainya tingkat pelayanan yang telah ditetapkan.<br />
2.	Pemberian bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban masyarakat dalam pelaksanaan kebijaksanaan lalu lintas.</p>
<p>D.	Pembahasan</p>
<p>1.	Penyebab Kemacetan lalu lintas<br />
Kemacetan lalu lintas bisa terjadi karena beberapa hal:<br />
a.	Arus kendaraan yang melewati jalan tersebut telah melampaui kapasitas jalan tersebut. Dapat dilihat dari tabel bahwasanya tiap tahun jumlah kendaraaan dari berbagai jenis selalu meningkat, sedangkan panjang jalan dan pertambahan panjang dan luasnya tidak sebanding dengan pertambahan jumlah kendaraan tiap tahunnya.</p>
<p>Jumlah Kendaraan Bermotor menurut Jenisnya, Indonesia 1987-2005</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="516">
<tbody>
<tr>
<td colspan="5" width="421" valign="bottom"><strong>Jumlah Kendaraan Bermotor menurut   Jenisnya, Indonesia 1987-2005</strong></td>
<td width="93" valign="bottom"></td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom"></td>
<td width="93" valign="bottom"></td>
<td width="73" valign="bottom"></td>
<td width="83" valign="bottom"></td>
<td width="83" valign="bottom"></td>
<td width="93" valign="bottom"></td>
</tr>
<tr>
<td width="89"><strong>Tahun</strong></td>
<td width="93"><strong>Mobil Penumpang</strong></td>
<td width="73"><strong>Bis</strong></td>
<td width="83"><strong>Truk</strong></td>
<td width="83"><strong>Sepeda Motor</strong></td>
<td width="93"><strong>Jumlah</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1987</td>
<td width="93" valign="bottom">1 170 103</td>
<td width="73" valign="bottom">303 378</td>
<td width="83" valign="bottom">953 694</td>
<td width="83" valign="bottom">5 554 305</td>
<td width="93" valign="bottom">7 981 480</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1988</td>
<td width="93" valign="bottom">1 073 106</td>
<td width="73" valign="bottom">385 731</td>
<td width="83" valign="bottom">892 651</td>
<td width="83" valign="bottom">5 419 531</td>
<td width="93" valign="bottom">7 771 019</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1989</td>
<td width="93" valign="bottom">1 182 253</td>
<td width="73" valign="bottom">434 903</td>
<td width="83" valign="bottom">952 391</td>
<td width="83" valign="bottom">5 722 291</td>
<td width="93" valign="bottom">8 291 838</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1990</td>
<td width="93" valign="bottom">1 313 210</td>
<td width="73" valign="bottom">468 550</td>
<td width="83" valign="bottom">1 024 296</td>
<td width="83" valign="bottom">6 082 966</td>
<td width="93" valign="bottom">8 889 022</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1991</td>
<td width="93" valign="bottom">1 494 607</td>
<td width="73" valign="bottom">504 720</td>
<td width="83" valign="bottom">1 087 940</td>
<td width="83" valign="bottom">6 494 871</td>
<td width="93" valign="bottom">9 582 138</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1992</td>
<td width="93" valign="bottom">1 590 750</td>
<td width="73" valign="bottom">539 943</td>
<td width="83" valign="bottom">1 126 262</td>
<td width="83" valign="bottom">6 941 000</td>
<td width="93" valign="bottom">10 197 955</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1993</td>
<td width="93" valign="bottom">1 700 454</td>
<td width="73" valign="bottom">568 490</td>
<td width="83" valign="bottom">1 160 539</td>
<td width="83" valign="bottom">7 355 114</td>
<td width="93" valign="bottom">10 784 597</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1994</td>
<td width="93" valign="bottom">1 890 340</td>
<td width="73" valign="bottom">651 608</td>
<td width="83" valign="bottom">1 251 986</td>
<td width="83" valign="bottom">8 134 903</td>
<td width="93" valign="bottom">11 928 837</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1995</td>
<td width="93" valign="bottom">2 107 299</td>
<td width="73" valign="bottom">688 525</td>
<td width="83" valign="bottom">1 336 177</td>
<td width="83" valign="bottom">9 076 831</td>
<td width="93" valign="bottom">13 208 832</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1996</td>
<td width="93" valign="bottom">2 409 088</td>
<td width="73" valign="bottom">595 419</td>
<td width="83" valign="bottom">1 434 783</td>
<td width="83" valign="bottom">10 090 805</td>
<td width="93" valign="bottom">14 530 095</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1997</td>
<td width="93" valign="bottom">2 639 523</td>
<td width="73" valign="bottom">611 402</td>
<td width="83" valign="bottom">1 548 397</td>
<td width="83" valign="bottom">11 735 797</td>
<td width="93" valign="bottom">16 535 119</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1998</td>
<td width="93" valign="bottom">2 769 375</td>
<td width="73" valign="bottom">626 680</td>
<td width="83" valign="bottom">1 586 721</td>
<td width="83" valign="bottom">12 628 991</td>
<td width="93" valign="bottom">17 611 767</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">1999*)</td>
<td width="93" valign="bottom">2 897 803</td>
<td width="73" valign="bottom">644 667</td>
<td width="83" valign="bottom">1 628 531</td>
<td width="83" valign="bottom">13 053 148</td>
<td width="93" valign="bottom">18 224 149</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">2000</td>
<td width="93" valign="bottom">3 038 913</td>
<td width="73" valign="bottom">666 280</td>
<td width="83" valign="bottom">1 707 134</td>
<td width="83" valign="bottom">13 563 017</td>
<td width="93" valign="bottom">18 975 344</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">2001</td>
<td width="93" valign="bottom">3 261 807</td>
<td width="73" valign="bottom">687 770</td>
<td width="83" valign="bottom">1 759 547</td>
<td width="83" valign="bottom">15 492 148</td>
<td width="93" valign="bottom">21 201 272</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">2002</td>
<td width="93" valign="bottom">3 403 433</td>
<td width="73" valign="bottom">714 222</td>
<td width="83" valign="bottom">1 865 398</td>
<td width="83" valign="bottom">17 002 140</td>
<td width="93" valign="bottom">22 985 193</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">2003</td>
<td width="93" valign="bottom">3 885 228</td>
<td width="73" valign="bottom">798 079</td>
<td width="83" valign="bottom">2 047 022</td>
<td width="83" valign="bottom">19 976 376</td>
<td width="93" valign="bottom">26 706 705</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">2004</td>
<td width="93" valign="bottom">4 464 281</td>
<td width="73" valign="bottom">933 199</td>
<td width="83" valign="bottom">2 315 779</td>
<td width="83" valign="bottom">23 055 834</td>
<td width="93" valign="bottom">30 769 093</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom">2005</td>
<td width="93" valign="bottom">5 494 034</td>
<td width="73" valign="bottom">1 184 918</td>
<td width="83" valign="bottom">2 920 828</td>
<td width="83" valign="bottom">28 556 498</td>
<td width="93" valign="bottom">38 156 278</td>
</tr>
<tr>
<td width="89" valign="bottom"></td>
<td width="93" valign="bottom"></td>
<td width="73" valign="bottom"></td>
<td width="83" valign="bottom"></td>
<td width="83" valign="bottom"></td>
<td width="93" valign="bottom"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3" width="256" valign="bottom">Sumber : Kepolisian Republik   Indonesia</td>
<td width="83" valign="bottom"></td>
<td width="83" valign="bottom"></td>
<td width="93" valign="bottom"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3" width="256" valign="bottom"><em><sup>*)</sup></em><em> sejak 1999 tidak termasuk Timor Timur</em></td>
<td width="83" valign="bottom"></td>
<td width="83" valign="bottom"></td>
<td width="93" valign="bottom"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="398" align="left">
<tbody>
<tr>
<td colspan="5" width="398" valign="top"><strong>Panjang Jalan menurut   Level Kewenangan, Indonesia 1987 &#8211; 2005 (Km)</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top"><strong>Tahun</strong></td>
<td width="79" valign="top"><strong>Negara</strong></td>
<td width="79" valign="top"><strong>Provinsi</strong></td>
<td width="79" valign="top"><strong>Kabupaten/Kota</strong></td>
<td width="80" valign="top"><strong>Jumlah</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1987</td>
<td width="79" valign="top">13 863</td>
<td width="79" valign="top">40 277</td>
<td width="79" valign="top">168 784</td>
<td width="80" valign="top">222 924</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1988</td>
<td width="79" valign="top">14 590</td>
<td width="79" valign="top">40 299</td>
<td width="79" valign="top">195 425</td>
<td width="80" valign="top">250 314</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1989</td>
<td width="79" valign="top">17 185</td>
<td width="79" valign="top">40 704</td>
<td width="79" valign="top">208 437</td>
<td width="80" valign="top">266 326</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1990</td>
<td width="79" valign="top">19 806</td>
<td width="79" valign="top">38 099</td>
<td width="79" valign="top">225 611</td>
<td width="80" valign="top">283 516</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1991</td>
<td width="79" valign="top">21 858</td>
<td width="79" valign="top">42 504</td>
<td width="79" valign="top">249 535</td>
<td width="80" valign="top">313 897</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1992</td>
<td width="79" valign="top">21 858</td>
<td width="79" valign="top">42 625</td>
<td width="79" valign="top">255 275</td>
<td width="80" valign="top">319 758</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1993</td>
<td width="79" valign="top">23 483</td>
<td width="79" valign="top">46 231</td>
<td width="79" valign="top">275 178</td>
<td width="80" valign="top">344 892</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1994</td>
<td width="79" valign="top">26 351</td>
<td width="79" valign="top">49 693</td>
<td width="79" valign="top">280 834</td>
<td width="80" valign="top">356 878</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1995</td>
<td width="79" valign="top">23 857</td>
<td width="79" valign="top">38 170</td>
<td width="79" valign="top">265 200</td>
<td width="80" valign="top">327 227</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1996</td>
<td width="79" valign="top">26 850</td>
<td width="79" valign="top">39 747</td>
<td width="79" valign="top">269 780</td>
<td width="80" valign="top">336 377</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1997</td>
<td width="79" valign="top">27 127</td>
<td width="79" valign="top">42 205</td>
<td width="79" valign="top">272 135</td>
<td width="80" valign="top">341 467</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1998</td>
<td width="79" valign="top">27 977</td>
<td width="79" valign="top">47 863</td>
<td width="79" valign="top">279 523</td>
<td width="80" valign="top">355 363</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">1999*)</td>
<td width="79" valign="top">26 206</td>
<td width="79" valign="top">46 538</td>
<td width="79" valign="top">283 207</td>
<td width="80" valign="top">355 951</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">2000</td>
<td width="79" valign="top">26 272</td>
<td width="79" valign="top">46 781</td>
<td width="79" valign="top">282 898</td>
<td width="80" valign="top">355 951</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">2001</td>
<td width="79" valign="top">26 328</td>
<td width="79" valign="top">47 877</td>
<td width="79" valign="top">287 577</td>
<td width="80" valign="top">361 782</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">2002</td>
<td width="79" valign="top">27616</td>
<td width="79" valign="top">48 905</td>
<td width="79" valign="top">291 841</td>
<td width="80" valign="top">368 362</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">2003</td>
<td width="79" valign="top">29318</td>
<td width="79" valign="top">48 424</td>
<td width="79" valign="top">292 774</td>
<td width="80" valign="top">370 516</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">2004</td>
<td width="79" valign="top">34629</td>
<td width="79" valign="top">40 125</td>
<td width="79" valign="top">298 175</td>
<td width="80" valign="top">372 929</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top">2005</td>
<td width="79" valign="top">34629</td>
<td width="79" valign="top">40 125</td>
<td width="79" valign="top">316 255</td>
<td width="80" valign="top">391 009</td>
</tr>
<tr>
<td width="82" valign="top"></td>
<td width="79" valign="top"></td>
<td width="79" valign="top"></td>
<td width="79" valign="top"></td>
<td width="80" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="5" width="398" valign="top">Sumber : Kantor Dep. Pekerjaan   Umum Provinsi dan Kabupaten/Kota</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="319" valign="top">Catatan : 1987 &#8211; 1992 tidak   termasuk DKI Jakarta</td>
<td width="80" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="319" valign="top"><em><sup>*)</sup></em><em> sejak   1999 tidak termasuk Timor Timur</em></td>
<td width="80" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Jumlah kendaraan tentu berbanding lurus dengan pertumbuhan penduduk, karena semakin banyak penduduk tentu kebutuhan akan kendaraan terus meningkat.<br />
Laju Pertumbuhan Penduduk menurut Provinsi</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="500">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="279" valign="bottom"><strong>Laju Pertumbuhan Penduduk menurut   Provinsi</strong></td>
<td width="111" valign="bottom"></td>
<td width="111" valign="bottom"></td>
</tr>
<tr>
<td width="168" valign="bottom"></td>
<td width="111" valign="bottom"></td>
<td width="111" valign="bottom"></td>
<td width="111" valign="bottom"></td>
</tr>
<tr>
<td rowspan="2" width="168"><strong>Provinsi</strong></td>
<td colspan="3" width="332"><strong>Laju Pertumbuhan Penduduk per Tahun</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="111"><strong>1971-1980</strong></td>
<td width="111"><strong>1980-1990</strong></td>
<td width="111"><strong>1990-2000</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Nanggroe Aceh Darussalam</td>
<td width="111">2,93</td>
<td width="111">2,72</td>
<td width="111">1,46</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Sumatera Utara</td>
<td width="111">2,6</td>
<td width="111">2,06</td>
<td width="111">1,32</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Sumatera Barat</td>
<td width="111">2,21</td>
<td width="111">1,62</td>
<td width="111">0,63</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">R i a u</td>
<td width="111">3,11</td>
<td width="111">4,3</td>
<td width="111">4,35</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">J a m b i</td>
<td width="111">4,07</td>
<td width="111">3,4</td>
<td width="111">1,84</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Sumatera Selatan</td>
<td width="111">3,32</td>
<td width="111">3,15</td>
<td width="111">2,39</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">B e n g k u l u</td>
<td width="111">4,39</td>
<td width="111">4,38</td>
<td width="111">2,97</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">L a m p u n g</td>
<td width="111">5,77</td>
<td width="111">2,67</td>
<td width="111">1,17</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Kep. Bangka Belitung</td>
<td colspan="2" width="221"></td>
<td width="111">0,97</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">DKI Jakarta</td>
<td width="111">3,93</td>
<td width="111">2,42</td>
<td width="111">0,17</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Jawa Barat</td>
<td width="111">2,66</td>
<td width="111">2,57</td>
<td width="111">2,03</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Jawa Tengah</td>
<td width="111">1,64</td>
<td width="111">1,18</td>
<td width="111">0,94</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">DI Yogyakarta</td>
<td width="111">1,1</td>
<td width="111">0,57</td>
<td width="111">0,72</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Jawa Timur</td>
<td width="111">1,49</td>
<td width="111">1,08</td>
<td width="111">0,7</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Banten</td>
<td width="111"></td>
<td width="111"></td>
<td width="111">3,21</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">B a l i</td>
<td width="111">1,69</td>
<td width="111">1,18</td>
<td width="111">1,31</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Nusa Tenggara Barat</td>
<td width="111">2,36</td>
<td width="111">2,15</td>
<td width="111">1,82</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Nusa Tenggara Timur</td>
<td width="111">1,95</td>
<td width="111">1,79</td>
<td width="111">1,64</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Kalimantan Barat</td>
<td width="111">2,31</td>
<td width="111">2,65</td>
<td width="111">2,29</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Kalimantan Tengah</td>
<td width="111">3,43</td>
<td width="111">3,88</td>
<td width="111">2,99</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Kalimantan Selatan</td>
<td width="111">2,16</td>
<td width="111">2,32</td>
<td width="111">1,45</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Kalimantan Timur</td>
<td width="111">5,73</td>
<td width="111">4,42</td>
<td width="111">2,81</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Sulawesi Utara</td>
<td width="111">2,31</td>
<td width="111">1,6</td>
<td width="111">1,33</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Sulawesi Tengah</td>
<td width="111">3,86</td>
<td width="111">2,87</td>
<td width="111">2,57</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Sulawesi Selatan</td>
<td width="111">1,74</td>
<td width="111">1,42</td>
<td width="111">1,49</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Sulawesi Tenggara</td>
<td width="111">3,09</td>
<td width="111">3,66</td>
<td width="111">3,15</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Gorontalo</td>
<td colspan="2" width="221"></td>
<td width="111">1,59</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Maluku</td>
<td width="111">2,88</td>
<td width="111">2,79</td>
<td width="111">0,08</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Maluku Utara</td>
<td colspan="2" width="221"></td>
<td width="111">0,48</td>
</tr>
<tr>
<td width="168">Papua</td>
<td width="111">2,67</td>
<td width="111">3,46</td>
<td width="111">3,22</td>
</tr>
<tr>
<td width="168"><strong>INDONESIA</strong></td>
<td width="111">2,31</td>
<td width="111">1,98</td>
<td width="111">1,49</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="279" valign="bottom">Catatan : Tidak Termasuk Timor   Timur</td>
<td width="111" valign="bottom"></td>
<td width="111" valign="bottom"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="4" width="500" valign="bottom">Sumber : Sensus Penduduk 1971,   1980 , 1990 , 2000 , dan Sensus Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 1995</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>b.	Terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut sehingga menimbulkan rasa ingin tahu warga yang menyebabkan warga berkerumun memadati jalan atau kendaraan yang terlibat kecelakaan yang belum dibersihkan atau disingkirkan dari badan jalan.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="6" width="461" valign="top"><strong>Jumlah   Kecelakaan Lalu Lintas, Korban Mati, Korban Luka Berat, Luka Ringan, dan   Perkiraan Kerugian Materi Indonesia, 1992-2005</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top"><strong>Tahun</strong></td>
<td width="88" valign="top"><strong>Kecelakaan Lalu Lintas</strong></td>
<td width="60" valign="top"><strong>Korban Mati</strong></td>
<td width="75" valign="top"><strong>Korban luka Berat</strong></td>
<td width="78" valign="top"><strong>Korban Luka Ringan</strong></td>
<td width="74" valign="top"><strong>Kerugian Materi (Juta Rp)</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">1992</td>
<td width="88" valign="top">19 920</td>
<td width="60" valign="top">9 819</td>
<td width="75" valign="top">13 363</td>
<td width="78" valign="top">14 846</td>
<td width="74" valign="top">15 077</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">1993</td>
<td width="88" valign="top">17 323</td>
<td width="60" valign="top">10 038</td>
<td width="75" valign="top">11 453</td>
<td width="78" valign="top">13 037</td>
<td width="74" valign="top">14 714</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">1994</td>
<td width="88" valign="top">17 469</td>
<td width="60" valign="top">11 004</td>
<td width="75" valign="top">11 055</td>
<td width="78" valign="top">12 215</td>
<td width="74" valign="top">16 544</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">1995</td>
<td width="88" valign="top">16 510</td>
<td width="60" valign="top">10 990</td>
<td width="75" valign="top">9 952</td>
<td width="78" valign="top">11 873</td>
<td width="74" valign="top">17 745</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">1996</td>
<td width="88" valign="top">15 291</td>
<td width="60" valign="top">10 869</td>
<td width="75" valign="top">8 968</td>
<td width="78" valign="top">10 374</td>
<td width="74" valign="top">18 411</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">1997</td>
<td width="88" valign="top">17 101</td>
<td width="60" valign="top">12 308</td>
<td width="75" valign="top">9 913</td>
<td width="78" valign="top">12 699</td>
<td width="74" valign="top">20 848</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">1998</td>
<td width="88" valign="top">14 858</td>
<td width="60" valign="top">11 694</td>
<td width="75" valign="top">8 878</td>
<td width="78" valign="top">10 609</td>
<td width="74" valign="top">26 941</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">1999*)</td>
<td width="88" valign="top">12 675</td>
<td width="60" valign="top">9 917</td>
<td width="75" valign="top">7 329</td>
<td width="78" valign="top">9 385</td>
<td width="74" valign="top">32 755</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">2000</td>
<td width="88" valign="top">12 649</td>
<td width="60" valign="top">9 536</td>
<td width="75" valign="top">7 100</td>
<td width="78" valign="top">9 518</td>
<td width="74" valign="top">36 281</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">2001</td>
<td width="88" valign="top">12 791</td>
<td width="60" valign="top">9 522</td>
<td width="75" valign="top">6 656</td>
<td width="78" valign="top">9 181</td>
<td width="74" valign="top">37 617</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">2002</td>
<td width="88" valign="top">12 267</td>
<td width="60" valign="top">8 762</td>
<td width="75" valign="top">6 012</td>
<td width="78" valign="top">8 929</td>
<td width="74" valign="top">41 030</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">2003</td>
<td width="88" valign="top">13 399</td>
<td width="60" valign="top">9 856</td>
<td width="75" valign="top">6 142</td>
<td width="78" valign="top">8 694</td>
<td width="74" valign="top">45 778</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">2004</td>
<td width="88" valign="top">17 732</td>
<td width="60" valign="top">11 204</td>
<td width="75" valign="top">8 983</td>
<td width="78" valign="top">12 084</td>
<td width="74" valign="top">53 044</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top">2005</td>
<td width="88" valign="top">18 116</td>
<td width="60" valign="top">11 451</td>
<td width="75" valign="top">9 253</td>
<td width="78" valign="top">11 168</td>
<td width="74" valign="top">51 355</td>
</tr>
<tr>
<td width="86" valign="top"></td>
<td width="88" valign="top"></td>
<td width="60" valign="top"></td>
<td width="75" valign="top"></td>
<td width="78" valign="top"></td>
<td width="74" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="6" width="461" valign="top">Sumber :   Kepolisian Republik Indonesia</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="6" width="461" valign="top"><em><sup>*)</sup></em><em> sejak   1999 tidak termasuk Timor Timur</em></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>c.	Terjadinya banjir yang merendam badan jalan sehingga para pengendara kendaraan memperlambat laju kendaraannya.<br />
d.	Adanya perbaikan jalan.<br />
e.	Kepanikan yang melanda akibat adanya sirene tsunami atau kepanikan untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman.<br />
f.	Adanya bagian jalan yang rusak atau longsor.</p>
<p>2.	Dampak negatif kemacetan lalu lintas<br />
Kemacetan lalu lintas menyebabkan dampak negatif yang besar antara lain:<br />
a.	Kerugian waktu, karena kecepatan yang rendah.<br />
b.	Pemborosan energi<br />
c.	Meningkatkan polusi udara, karena pada kecepatan rendah konsumsi energi lebih tinggi, dan mesin tidak beroperasi pada kondisi yang optimal.<br />
d.	Meningkatkan stress pengguna jalan.<br />
e.	Mengganggu kelancaran kendaraan darurat seperti: ambulans, pemadam kebakaran dalam menjalankan tugasnya.</p>
<p>3.	Upaya mengurangi kemacetan lalu lintas<br />
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang harus direncanakan secara komperhensif, diantaranya:<br />
a.	Peningkatan kapasitas jalan.<br />
Salah satu langkah mengurangi kemacetan jalan adalah dengan meningkatkan kapasitas jalan, misalnya: memperlebar jalan, menambah lajur lalu lintas jika memungkinkan, mengurangi konflik di persimpangan dengan membatasi arus belok kanan.<br />
b.	Keberpihakan kepada angkutan umum<br />
Untuk meningkatkan daya dukung jaringan jalan dengan mengoptimalkan kepada angkutan yang efisien dalam penggunaan ruang jalan. Misal: pengembangan jaringan pelayanan angkutan umum, pengembangan jalur khusus bus, seperti busway di Jakarta, pengembangan kereta api kota yang dikenal dengan metro di Perancis, Subway di Amerika Serikat, MRT di Singapura. Juga dengan keringanan pajak dan bea masuk untuk kendaraan angkutan umum.<br />
c.	Pembatasan kendaraan pribadi<br />
Kebijakan ini memang tidak populer, namun jika kemacetan semakin parah maka harus dilakukan manajemen lalu lintas yang lebih ekstrim sebagai berikut:<br />
1)	 Pembatasan penggunaan kendaraan pribadi menuju suatu kawasan tertentu yang akan dibatasi lalu lintasnya, bentuk lainnya adalah dengan penerapan tarif parkir yang tinggi di kawasan tersebut, sistem ini berhasil di Singapura, London dan Stokholm.<br />
2)	Pembatasan pemilikan kendaraan pribadi melalui peningkatan biaya kepemilikan, pajak bahan bakar, pajak kendaraan bermotor, bea masuk yang tinggi.<br />
3)	Pembatasan lalu lintas tertentu memasuki kawasan atau jalan tertentu dengan menerapkan kawasan 3 in 1, atau bentuk lain pembatasan sepeda motor masuk tol, pembatasan mobil pribadi masuk jalur busway.<br />
d.	Menerapkan jam kerja berbeda<br />
Walaupun terkesan hanya memindahkan jam macet tetapi solusi ini memberikan kontribusi mengurai kemacetan lalu lintas.</p>
<p>E.	Kesimpulan<br />
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kemacetan disebabkan oleh:<br />
1.	Arus kendaraan yang melewati jalan tersebut telah melampaui kapasitas jalan tersebut.<br />
2.	Kecelakaan lalu lintas.<br />
3.	Bencana<br />
4.	Perbaikan<br />
5.	Kepanikan<br />
F.	Saran<br />
1.	Memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi peraturan dan kebijaksanaan berlalu lintas demi kenyamanan dan keselamatan juga menghindari kemacetan.<br />
2.	Memberikan prioritas kepada transortasi masal atau angkutan kota guna mengurangi kepadatan kendaraan di jalan namun dengan memperhatikan kenyamanan transportasi massal tersebut sehingga pemilik kendaraan mau beralih menggunakan transportasi ini.</p>
<p>G.	Daftar pustaka<br />
//http: wikipedia.com<br />
//http: bps.go.id<br />
Morlok, Edward K. 1978. Introduction to Transportation Engineering and<br />
Planning. Mc Graw-Hill.Inc. Pennsylvania.<br />
Khisty, Jotin C dan B. Kent Lall. 2003. Transportation Engineering: An<br />
Introduction, 3rd Edition. Pearson Education. Prentice Hall.</p>
<p>Lampiran:</p>
<p>Ambulance terganggu kelancarannya</p>
<p>Banjir juga mengakibatkan kemacetan</p>
<br />Filed under: <a href='http://imranjamaluddin.wordpress.com/category/tak-berkategori/'>Tak Berkategori</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imranjamaluddin.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imranjamaluddin.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imranjamaluddin.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imranjamaluddin.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/imranjamaluddin.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/imranjamaluddin.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/imranjamaluddin.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/imranjamaluddin.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imranjamaluddin.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imranjamaluddin.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imranjamaluddin.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imranjamaluddin.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imranjamaluddin.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imranjamaluddin.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=27&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2010/07/05/makalah-kemacetan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620b1965a825cd81e8f36c678f2d9400?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imr@n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Bumi??</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/08/19/kenapa-bumi/</link>
		<comments>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/08/19/kenapa-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 05:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imr@n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imranjamaluddin.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa bumi merupakan tempat yang cocok bagi makhluk hidup ? Ada sifat-sifat bumi yang menunjukkan penciptaannya secara khusus untuk kehidupan; 1. Gravitasi Permukaan Jika gravitasi lebih kuat, maka atmosfer akan menahan terlalu banyak amonia dan metana yang berbahaya bagi kehidupan. Jika gravitasi lebih lemah, maka atmosfer planet ini akan banyak kehilangan air. 2. Ketebalan Kerak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=25&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa bumi merupakan tempat yang cocok bagi makhluk hidup ?<br />
	Ada sifat-sifat bumi yang menunjukkan penciptaannya secara khusus untuk kehidupan;<br />
1. Gravitasi Permukaan<br />
	Jika gravitasi lebih kuat, maka atmosfer akan menahan terlalu banyak amonia dan metana yang berbahaya bagi kehidupan. Jika  gravitasi lebih lemah, maka atmosfer planet ini akan banyak kehilangan air.<br />
2. Ketebalan Kerak Bumi<br />
	Jika lebih tebal, terlalu banyak oksigen akan dipindahkan dari atmosfir ke kerak bumi. Jika lebih tipis, aktifitas gunung berapi dan gempa akan terlalu besar.<br />
3. Masa perputaran pada sumbu bumi<br />
	Jika lebih lama, perbedaan suhu antara siang dan malam akan terlalu besar.<br />
Jika lebih pendek, kecepatan angin di atmosfir akan terlalu tinggi.<br />
4. Kandungan ozon di atmosfer<br />
	Jika lebih banyak, suhu permukaan bumi akan terlalu rendah, jika lebih sedikit, suhu permukaan bumi akan terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet<br />
Pada permukaan bumi.<br />
5. Aktifitas Gempa<br />
	Jika lebih besar, terlalu banyak makhluk hidup yang musnah. Jika terlalu kecil, zat-zat makanan di dasar laut tak kan terdaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik.</p>
<p>Sumber : Hugh Ross, The Creator and the Cosmos, Navprees, 1995, hal 111-114 </p>
<br />Posted in Tak Berkategori  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imranjamaluddin.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imranjamaluddin.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imranjamaluddin.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imranjamaluddin.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/imranjamaluddin.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/imranjamaluddin.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/imranjamaluddin.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/imranjamaluddin.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imranjamaluddin.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imranjamaluddin.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imranjamaluddin.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imranjamaluddin.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imranjamaluddin.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imranjamaluddin.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=25&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/08/19/kenapa-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620b1965a825cd81e8f36c678f2d9400?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imr@n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Marine Sedimen</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/05/marine-sedimen/</link>
		<comments>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/05/marine-sedimen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 14:21:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imr@n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Oseanografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imranjamaluddin.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Seluruh permukaan dasar lautan ditutupi oleh partikel-partikel sedimen yang telah diendapkan secara perlahan-lahan dalam jangka waktu berjuta-juta tahun. Sedimen terutama terdiri dari partikel-partikel yang berasal dari hasil pembongkaran batu-batuan dan potongan-potongan kulit (shell) serta sisa rangka-rangka dari organisme. Semakin dalam laut sedimen akan lebih halus, sedangkan pantai-pantai ditutupi oleh jenis partikel yang lebih besar yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=7&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seluruh permukaan dasar lautan ditutupi oleh partikel-partikel sedimen yang telah diendapkan secara perlahan-lahan dalam jangka waktu berjuta-juta tahun. Sedimen terutama terdiri dari partikel-partikel yang berasal dari hasil pembongkaran batu-batuan dan potongan-potongan kulit (shell) serta sisa rangka-rangka dari organisme. Semakin dalam laut sedimen akan lebih halus, sedangkan pantai-pantai ditutupi oleh jenis partikel yang lebih besar yang terdiri dari sedimen kasar.</p>
<p><strong>Klassifikasi sediment berdasarkan ukuran diameter (skala Wentworth)<br />
</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="140" valign="top"><strong>Keterangan</strong></td>
<td width="140" valign="top"><strong>Ukuran (mm)</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="140" valign="top">Boulders</p>
<p>Gravel</p>
<p>Very   coarse sand</p>
<p>Coarse   sand</p>
<p>Medium   sand</p>
<p>Fine   sand</p>
<p>Very   fine sand</p>
<p>Silt</p>
<p>Clay</p>
<p>Dissolved   material</td>
<td width="140" valign="top">&gt;256</p>
<p>2-256</p>
<p>1-2</p>
<p>0,5-1</p>
<p>0,25-0,5</p>
<p>0,125-0,25</p>
<p>0,0625-0,125</p>
<p>0,002-0,0625</p>
<p>0,0005-0,002</p>
<p>&lt;0,0005</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Klassifikasi sediment berdasarkan asal sedimen</strong><br />
<strong>1.	Sediment lithogenous</strong><br />
Jenis sediment yang berasal dari sisa pengikisan batu-batuan di darat. Partikel batu-batuan diangkut dari daratan ke laut oleh sungai-sungai. Pasir akan segera diendapkan begitu sampai di laut dan cenderung mengumpul di daerah dekat daratan (pantai), sedangakn endapan lumpur dan tanah liat diangkut lebih jauh ke tengah laut dan kebanyakan mereka akan mengendap pada daerah continental shelf dan karena itu partikel-partikel yang berukuran paling kecil cenderung untuk diendapkan pada dasar laut yang dalam.<br />
<strong>2.	Sediment hydrogenous</strong><br />
Jenis partikel dari sediment golongan ini dibentuk sebagai hasil reaksi kimia dalam air laut. Contoh, manganese nodules (bungkahan-bungkahan mangan) berasal dari endapan lapisan oksida dan hidroksida dari besi dan mangan yang terdapat di dalam sebuah rangkaian lapisan konsentris di sekitar pecahan batu atau runtuhan puing-puing.<br />
<strong>3.	Sediment biogeneous</strong><br />
Jenis sediment yang berasal dari organisme hidup yang membentuk endapan partikel-partikel halus yang dinamakan ooze yang biasanya mengendap pada daerah-daerah yang letaknya jauh dari pantai. Sedimen ini digolongkan menjadi dua tipe utama, yaitu:<br />
<strong>a.	Tipe calcareous</strong><br />
<strong>1.	Globerigina ooze</strong>: yaitu salah satu grup dari organisme yang bersel tunggal yang dikenal sebagai Foraminifera dimana kulitnya mengandung calsium carbonat (zat kapur). Sisa-sisa mereka membentuk ooze yang menutupi 35% bagian permukaan dasar laut yang relatif kebanyakan dijumpai di daerah-daerah panas dunia.</p>
<div id="attachment_11" class="wp-caption aligncenter" style="width: 144px"><img class="size-full wp-image-11" title="globerigina" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/globerigina.jpg?w=500" alt="Globerigina"   /><p class="wp-caption-text">Globerigina</p></div>
<p><strong>2.	 Pteropod ooze</strong>: pteropod adalah golongan moluska yang bersifat sebagai plankton dimana tubuh mereka mempunyai kulit (shell) yang mengandung zat kapur. Ooze yang terbentuk dari mereka dan menutupi permukaan dasar laut hanya berjumlah 1% saja.</p>
<div id="attachment_12" class="wp-caption aligncenter" style="width: 101px"><img class="size-full wp-image-12" title="pteredopod" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/pteredopod.jpg?w=500" alt="Pterodopod"   /><p class="wp-caption-text">Pterodopod</p></div>
<p><strong>b.	Tipe siliceous</strong><br />
<strong>1.	Diatom ooze:</strong> diatom adalah golongan tumbuh-tumbuhan yang bersel tunggal yang mempunyai kulit mengandung silica (siliceous). Ooze yang terbentuk menutupi 9% permukaan dasar laut.</p>
<div id="attachment_13" class="wp-caption aligncenter" style="width: 112px"><img class="size-full wp-image-13" title="diatom jo" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/diatom-jo.jpg?w=500" alt="Diatom"   /><p class="wp-caption-text">Diatom</p></div>
<p><strong>2.	Radiolaria ooze: </strong>radiolaria adalah golongan protozoa bersel satu yang membentuk endapan yang menutupi 1-2% permukaan dasar laut.</p>
<div id="attachment_15" class="wp-caption aligncenter" style="width: 125px"><img class="size-full wp-image-15" title="radiolaria" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/radiolaria.jpg?w=500" alt="Radiolaria"   /><p class="wp-caption-text">Radiolaria</p></div>
<p><strong>3.	Red clay ooze:</strong> ooze ini mempunyai kandungan silica yang tinggi, sedimen ini dipengaruhi perubahan-perubahan besar dalam laut karena pengaruh tingginya tekanan dan tingginya konsentrasi carbon acid.</p>
<div id="attachment_16" class="wp-caption aligncenter" style="width: 134px"><img class="size-full wp-image-16" title="red clay" src="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/red-clay.jpg?w=500" alt="Red Clay"   /><p class="wp-caption-text">Red Clay</p></div>
<p>Referensi:<br />
Hutabarat, Sahala. 1985.  <em>Pengantar Oseanografi</em>. Jakarta: UI-Press.</p>
<br />Posted in Oseanografi Tagged: Oseanografi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imranjamaluddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imranjamaluddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imranjamaluddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imranjamaluddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/imranjamaluddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/imranjamaluddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/imranjamaluddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/imranjamaluddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imranjamaluddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imranjamaluddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imranjamaluddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imranjamaluddin.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imranjamaluddin.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imranjamaluddin.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=7&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/05/marine-sedimen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620b1965a825cd81e8f36c678f2d9400?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imr@n</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/globerigina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">globerigina</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/pteredopod.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pteredopod</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/diatom-jo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">diatom jo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/radiolaria.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">radiolaria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://imranjamaluddin.files.wordpress.com/2009/06/red-clay.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">red clay</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/01/alhamdulillah/</link>
		<comments>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/01/alhamdulillah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 10:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imr@n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imranjamaluddin.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Langkah awal belajar menggunakan teknologi. Blajar lagi&#8230;. lagi&#8230; dan lagi.. jangan ampe GAPTEK&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; smoga Anti GO Blog bermanfaat!!!!!! Posted in Tak Berkategori<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=3&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Langkah awal belajar menggunakan teknologi.</p>
<p>Blajar lagi&#8230;. lagi&#8230; dan lagi..</p>
<p>jangan ampe GAPTEK&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>smoga Anti GO Blog bermanfaat!!!!!!</p>
<br />Posted in Tak Berkategori  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imranjamaluddin.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imranjamaluddin.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imranjamaluddin.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imranjamaluddin.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/imranjamaluddin.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/imranjamaluddin.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/imranjamaluddin.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/imranjamaluddin.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imranjamaluddin.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imranjamaluddin.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imranjamaluddin.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imranjamaluddin.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imranjamaluddin.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imranjamaluddin.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=3&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/01/alhamdulillah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620b1965a825cd81e8f36c678f2d9400?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imr@n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/01/Halo-Dunia/</link>
		<comments>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/01/Halo-Dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 09:32:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imr@n</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging! Posted in Tak Berkategori<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=1&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />Posted in Tak Berkategori  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imranjamaluddin.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imranjamaluddin.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imranjamaluddin.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imranjamaluddin.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/imranjamaluddin.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/imranjamaluddin.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/imranjamaluddin.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/imranjamaluddin.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imranjamaluddin.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imranjamaluddin.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imranjamaluddin.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imranjamaluddin.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imranjamaluddin.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imranjamaluddin.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imranjamaluddin.wordpress.com&amp;blog=7985827&amp;post=1&amp;subd=imranjamaluddin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imranjamaluddin.wordpress.com/2009/06/01/Halo-Dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/620b1965a825cd81e8f36c678f2d9400?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imr@n</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
