Oleh: imr@n | 17 Januari 2013

Egois


Kau terlalu egois ketika kau berbelanja di mall dan supermarket/swalayan dan berkata harganya lebih murah, tempatnya nyaman dsb, sementara di sebelah rumahmu ada sebuah kedai kecil yang mengharapkan seorang pembeli walau hanya membeli sesachet shampo atau sebuah sabun mandi.

Kau terlalu egois ketika kau makan direstoran waralaba asing dan bilang makanannya lebih enak, murah dan tempatnya lebih nyaman, sementara disekelilingmu anak bangsa berjualan kaki lima harus bertarung dengan saudara sendiri yang menjadi serdadu pemerintah yang melarang mencari sesuap nasi di emperan jalan atau trotoar.

Kau terlalu egois dengan meninggalkan mereka

Kau terlalu egois dengan hanya memikirkan dirimu sendiri

Bukankah kita harus saling membantu

Bukankah kita seharusnya tumbuh dan berkembang bersama

Sempatkanlah memikirkan kepentingan yang lain

Sempatkanlah

Sempatkanlah

Sempatkanlah

Sempatkanlah

Dan sempatkanlah…..

Oleh: imr@n | 8 Januari 2013

Tempat Kembali


Pulang, sesuatu yang paling dinanti siapapun, lihatlah betapa gembiranya mereka, anak-anak sekolahan ketika bel tanda berakhirnya jam pelajaran berbunyi yang menandakan berakhirnya PBM (Proses Belajar Mengajar) hari itu di sekolah mereka masing-masing.

Sejak zaman batu sampai sekarang para kepala keluarga selalu pulang setelah berburu sepanjang hari dan berbahagia dengan hasil yang didapatnya lalu menikmatinya bersama “si penjaga sarang” dan buah hati mereka. Hanya bang Toyib yang g’ pulang-pulang sudah 3 kali puasa 3 kali lebaran, tp mungkin yang ke 4 atau lebaran yang ke 5 pulang.. hehe..

Kata buku sejarah orang-orang purba hidup nomaden sebelum mereka menetap, bukan berarti mereka tidak pulang kan? Tapi membangun tempat kembali yang baru.

Lihatlah hewan-hewan, keluar di subuh hari lalu kembali di sore hari. Begitu juga manusia, sejak zaman batu hingga era teknologi, keluar untuk mencari penghidupan di pagi hari lalu kembali di sore hari.

One more, Kebanyakan manusia sependapat bahwa refresing itu perlu, mereka akan bersenang-senang menikmati perjalanan mereka bagi yang traveling, tapi pasti tak sesenang setelah mereka sampai dipintu rumah dengan selamat, menghirup nafas panjang lalu berucap syukur alhamdulillah sudah sampai di rumah… itulah dia tempat kembali..

Didunia saja manusia bahkan hewan sudah dicelupkan perasaan atau insting untuk kembali, ada perasaan “nyeesss”, yang berlangsung sepersekian detik yang menyebabkan perasaan senang dan puas tak terkira ketika pulang.

Keluar beberapa jam meninggalkan rumah mencari penghidupan sudah begitu senang tak terkira ketika kembali pulang, apalagi kembali pulang setelah bertahun tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun tidak pulang.

Persiapkan kepulangan kita, kegembiraan yang tak terkira untuk kembali pulang, kembali ke tempat kembali yang sesungguhnya, yang sebenarnya…

“Keep think”

Oleh: imr@n | 22 Desember 2012

Ayam Lado Hijau


ayam lado hijau

 

bahan: 1 ekor ayam

bumbu:

  1. 1/2 kg Cabe hijau kriting
  2. 1 bulatan bawang putih
  3. 1 ons bawang merah
  4. serai
  5. lengkuas
  6. jahe
  7. 1 bungkus ketumbar campur
  8. daun Kunyit dan daun limau

cara:

1. bersihkan ayam

2. giling semua bumbu, kecuali daun (8)

3. masukkan semua bumbu yang sudah digiling kedalam minyak goreng yang sudah dipanaskan + daun (8)

4. tutup sampai matang, jangan lupa dibalik dan diliat jangan sampe gosong.

 

selaamat mencoba

 

Oleh: imr@n | 20 Desember 2012

Geografi itu…


Kemarin saya mengikuti seminar nasional dengan tema Membangun Masyarakat Tangguh Bencana “Kajian Integratif Ilmu Kebumian, Agama dan Budaya atas Bencana. Disampaikan oleh empat orang pemateri yang mumpuni di bidang nya

yang mau slidenya silakan sedot

1. Sosiologis – keagamaan terhadap kebencanaan
oleh: Suhadi Cholil (dari Centre for Religious and Cross-cultural
Studies – Universitas Gadjah Mada).
cv: (http://crcs.ugm.ac.id/staff/68/Suhadi-Cholil)

slide

2. Perspektif ilmu Geografi dalam mengurangi dampak bencana
oleh: Prof. Dr.rer.nat. Junun Sartohadi, M.Sc. (Guru besar Geografi
Universitas Gadjah Mada)
cv: (http://acadstaff.ugm.ac.id/MTMyMDA1NzM3)

Slides

3. Sejarah dan budaya lokal terhadap kebencanaan
oleh : Prof. Dr. Mestika Zed, MA. (Guru besar Sejarah Universitas Negeri Padang)
cv: http://id.wikipedia.org/wiki/Mestika_Zed

Slides

4. Aplikasi teknologi geoinformasi dalam penyediaan data setelah
bencana dengan pelibatan masyarakat
Oleh : Arie yulfa, ST, M.Sc (Dosen Geografi Universitas Negeri Padang)

Slides

Oleh: imr@n | 14 Desember 2012

Semangat Ibadah


Terlintas untuk menulis sesuatu yang penulis anggap lucu dan terjadi disekitar kita, mengenai seorang anak yang sekarang bukan lagi anak-anak, dan entah kenapa pengalaman ini selalu teringat, mungkin untuk dituliskan pada saat ini, jika ketika itu sudah ada blog ini, mungkin postingnya sudah sangat lama.. hehe..

shalat

 

 

Sebagai seseorang yang awam dalam beragama, pernah saya temukan beberapa karakteristik Anak didalam Al Qur’an diantaranya ada yang disebut sebagai ujian bagi orang tuanya, ada juga sebagai lawan, ada juga sebagai qurrataa’yun klw tidak salah artinya sebagai penyejuk mata dan hati. Memang ada perasaan senang tersendiri ketika melihat bocah-bocah sholat berjamaah di mesjid, kita saja yang bukan orang tuanya senang melihat apalagi orang tuanya, entah itu atas suruhan orang tuanya, entah itu suruhan ustadz di TPA/TPQ, entah itu karena ikut-ikutan karena teman temannya banyak yang sholat ke masjid. Kita lupakan masalah ributnya mereka, bergelutnya mereka dan segala hal yang membuat para jamaah murka karena aksi tak terpuji mereka dalam sholat berjamaah, lebih penting dari itu bagaimana mewariskan Islam dalam hati dan Sanubari para pengganti ini.

Pebri namanya, biasa dipanggil cubab, mungkin ketika itu usianya SD dan saya di MTsn, ketika itu salut melihatnya begitu semangat sholat berjamaah di masjid, sebagai anak SD yang takaran beragama nya, yaaa  dapat dipahami sendiri lah ya, ketika itu sholat maghrib berjamaah, dia sudah datang kemasjid dan kami tidak terlambat atau tidak masbuq, saya pun berdiri satu shaf dengannya pas bersebelahan dengan beliau, kita mengikuti imam dari rakaat pertama, kita selalu mengikuti imam dan selalu beriringan hingga sampai tiba saatnya sholat diakhiri dengan salam kekanan lalu kekiri, naahhhhh, disini kita tidak lagi sama, beliau naik dan menambah bilangan rakaatnya, dan saya perhatikan beliau menambah 2 rakaat lagi. Setelah beliau menyelesaikan sholat dan mengakhirinya dengan salam, lantas saya bertanya:

“cubab, baa koq batambah lo sholat tu 2 rakaat lai, wak kan ndak talambek do ma?”

Apa jawabnya?

Dengan wajah datar seakan tak terjadi apa-apa, Lantas cubab menjawab: “Langsuang sholat sunat sakali bang”

Haha.. mana bisa gitu?

 

Yaa sudahlah, kita apresiasi semangatnya, dan biarkan ia untuk mencari tau dimana kekeliruannya… namanya juga anak-anak… gituu aja kok repoot..

Oleh: imr@n | 12 Desember 2012

SMS Abadi


Di zaman serba cepat, penduduk padat, persaingan ketat, teknologi meningkat pesat, yang kita lalui setiap hari kita tidak dapat terlepas dari sebuah benda berbentuk kotak, macam-macam benda, ada televisi, monitor komputer, laptop, HP, BB dsb. Kita tak bahas semua, kita coba lihat HP. HP dizaman ini tak tanggung tanggung, semua orang pasti punya, banyak yang bilang nilai sebuah HP sudah bergeser menjadi kebutuhan Primer, saya tak bisa pungkiri itu, pembaca mungkin juga tidak dapat menolak kenyataan ini, lihat saja sekitar kita dari balita saja anaknya sudah dikasih HP, anak SD punya HP, bagus + mahal lagi Hp nya dibandingkan dengan yang lebih muraah.. hehe.. semuanya sudah megang HP dah Pokoknya.

free-sms

Fasilitas diHP yg terpenting adalah telpon dan SMS, itu saja sebenrnya sudah cukup, klw ada fasilitas lain alhamdulillah, bisa internet itu sudah bonus yang lebih, bisa FB’an, twitteran, googling, browsing, guling-guling,… hehe…. yaa dibawah sedikit lah dari BB kurangnya Cuma gak bisa chatingan, hehe, walaupun hampir semua orang juga sekarang sudah punya BB, tapi merasa cukup itu jauh lebih baik dibandingakan dengan mngejar trend dunia yang tdk ada habisnya.

SMS’an, siapa yg tidak pernah melakukannya?, SMS, slah satu fasilitas yg cukup mudah dan beberapa provider berlomba-lomba memberikan kemudahan, kemurahan bahkan bonus yg banyak daari fasilitas ini, dari sekian banyak sms yang beredar, yang kita kirim maupun yang kita terima dri orang lain tentu ada perlakuan perlakuan berbeda. Ada yang terima, dibaca langsung dihapus, biasanya dari Provider ni yg kayak beginian, hehe,..  ada yang ketika diterima, dibaca terus senyum-senyum sendiri, smsnya disimpan gak dihapus,… nah,.. Ini yang menjdi judul tulisan ini, ya.. SMS Abadi, eng ing eeennggg..

Seorang teman memiliki kartu yang sangat banyak, lantas saya tanyakan, untuk apa dikumpulkan kartu sebanyk ini, jawabnya”kartu ini menyimpan SMS dr seseorang yang spesial, makanya tidak saya buang, sya kumpulin terus kalo ada wktu diulang baca” (hmm segitunya)..  nah mungkin semua orang juga punya yang namanya SMS Abadi, dan banyak alasan untuk tidak menghapusnya dari HP walaupun sudah ganti kartu atau ganti HP.

Ketika inboxny penuh, si empunya HP dengan teliti akan sortir mana yang kan dihapus dan mana yg tetap tinggal dan abadi. Saya juga punya loh sms abadi ini, ada juga sms dari seseorang yang hati condong kepadanya ketika itu, ehm.. ada lagi alasan untuk tidak menghapusnya, yang jadi pertimbangan bagi saya lagi untuk tidak menghapusnya, mungkin sms itu berisi nasehat- nasehat yang belum pernah saya baca sebelumnya, sehingga bisa dijadikan Booster ketika sdg tidak bersemangat atau daya juang melemah, sms dari seorang teman yang aktif di dakwah juga tidak saya hapus, sms ini menjadi pelipur lara ketika iman sedang turun, sebagaimana Rasulullah bersabda “Al Imanu yazidu wa yangkhuzu” iman itu adakalanya naik, adakalanya turun. Naik dengan keta’atan, turun karena Kemaksiatan..  ni saya tuliskan sebuah saja sms dari seorang kawan yang tidak saya keragui akhlak dan semangat nya dijalan ALLAH SWT.

“Sebagian Manusia Berbuat Maksiat Bukan Karena Tidak Tahu atau Ingin Mengkhianti ALLAH SWT, tapi karena Nafsunya Telah Mengalahkan Akal” (Ibnul Qoyyim) dikirim 15 nov 2009.. wow g’ tu? Hehehe

Yang paling lama sih ada, september 2008.. mungkin pembaca juga punya, bahkan lebih lama nyimpannya dari saya, hehe..

Oleh: imr@n | 11 Desember 2012

Menulis SAJA


Dalam dunia blogger yang sangat luas dan saling meng-influence dan ter-influence ini, saya coba tidak membandingkan antara blog orang lain dengan blog saya, karena apapun itu akan membuat semangat menulis ini akan pudar. Banyak diantara teman-teman yang awalnya punya sebuah blog untuk dikelola akhirnya tidak kelihatan lagi, mungkin karena banyak hal..

Menulis saja, menjadi sesuatu yang membuat hati dan pikiran sedikit lega, ada atau tidak ada yang membaca itu masalah yang tidak menjadi perhatian serius, selama masih ada waktu untuk blog ini, seperti yang dibilang Bang Napi, selama masih ada niat dan kesempatan ya menulis saja, ya menulis saja, menuliiiis saja dan menulis saja.. itu..

waspadalah, waspadalah jangan sampai tidak menulis.. menulislah jika ingin tertulis..

Oleh: imr@n | 10 Desember 2012

Kartu ATM Kadaluarsa


Tulisan ini mudah-mudahan sebagai awal dari kebangkitan blog ini dari tidur panjangnya, kita mulai lagi dengan warming up terlebih dahulu, bismillah.

 

Pagi ini, saat ingin mengambil sedikit kekayaan di ATM kampus, saya dikejutkan dengan pernyataan mesin ATM, Mesin yang tersimpang dalam box yang difasilitasi AC ini bilang ” ATM Kadaluarsa transaksi dibatalkan” sontak hati bertanya-tanya, what’s wrong?.. wrong, wrong wrongg.. bergema se isi Kotak or Box ATM.. saya putuskan untuk kembali melanjutkan aktifitas yang tertunda sebelum akhirnya bertanya kepada Bank..

KTM Kadaluarsa

Sesampainya di Bank, saya langsung menuju meja CS, alias Cleaning Servis, eh, bukan,… Costumer Service maksudnya.. belum saya duduk si Uni langsung menyapa ramah, saya pun merasa dilayani.. saya layangkanlah beberapa pertanyaan sambil memegang kartu ATM.. lantas saya bertanya dengan bahasa yang amat saya cintai, bahasa minang…. “Uni”, kata saya, ” baa koq ATM wak ko kadaluarsa kecek nyo.. si Uni menerka,, Adiak BP 2007 Kan?.. lah tebakan beliau benar.. uni meneruskan penjelasnya.. KTM(Kartu ATM + Kartu Mahasiswa) ini berlaku sampai 5 tahun nyo diak, kalau adiak nio maaktifkan, baok persyaratannyo..(simak persyaratan ini, bagi yang sudah kadaluarsa juga, hehe).. baok KRS adiak (1), foto warna 4X6(2), KTM lama(3)..

uni secara tak langsung mengingatkan ku untuk segera menyelesaikan semua ini, ternyata sudah 5 tahun dikampus, sedangkan kartu mahasiswanya saja sudah duluan pensiun daripada yang punya.. luar biasa peristiwa hari ini.. terima kasih KTM + Kartu ATM, Terima kasih Uni CS.. hehehe

Oleh: imr@n | 9 Agustus 2010

Marhaban Yaa Ramadhan


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, InsyaAllah dan mudah-mudahan Allah SWT mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan tahun 1431 H yang insyaAllah jatuh pada tanggal 11 Agustus 2010 (Kalender Muhammadiyah SumBar)  untuk menuai keutamaannya. Dalam menyambut bulan yang mulia ini biasanya ada beberapa tradisi di masyarakat minangkabau yang masih dipertahankan walaupun sebahagian dari umat dan masyarakat Minangkabau sudah meninggalkan tradisi tersebut, karena nyata-nyata tradisi tersebut jauh dari tuntunan agama bahkan cenderung melanggar agama. Diantara tradisi tersebut.

1. Ziarah Kubur

TPU Tunggul Hitam

TPU Tunggul Hitam

Pemakaman umum, pemakaman keluarga biasanya sudah mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat sebulan bahkan seminggu sebelum masuk bulan ramadhan. Dikuburan mereka membersihkan kuburan, membaca al-qur’an, mendo’a, makan-makan, duduk-duduk, bercanda tawa dan sebagainya.

Pada awal Islam, Rasul melarang bahkan mengharamkan ziarah kubur karena nabi sangat khawatir pada aqidah umat yang diwaktu itu masih rapuh, akan tetapi akhirnya Rasul memperbolehkan ziarah kubur dengan maksud agar para peziarah mengingat mati sehingga menjadi motivasi untuk meningkatkan amal ibadah.

Tidak pernah kita menemukan Rasul menyuruh umatnya untuk membaca al-qur’an di kuburan atau mendo’a. Bahkan membaca al-qur’an dan melakukan ibadah sunat sangat dianjurkan dilakukan dirumah. Rasul bersabda, barang siapa yang dirumahnya tidak diperdengarkan ayat-ayat alqur’an maka rumahnya seperti kuburan, itu artinya apa?, tidak ada yang namanya membaca al-Qur’an di kuburan.

Duduk-duduk dikuburan, kenapa bisa terjadi? Karena kuburan itu ditembok, padahal nyata-nyata rasulullah mengharamkan menembok kuburan dan duduk diatas kuburan.

Kenapa kita harus tertawa di kuburan? Harusnya kita merenungi nasib kita, introspeksi diri, koreksi amal ibadah kita, karena cepat atau lambat kita semua InsyaAllah menyusul mereka yang berbaring disana.

Ziarah kubur tidak harus akan memasuki bulan Ramadahan saja bukan? Kapan saja bisa! Bahkan tidak kita temukan satu pun hadits atau ayat al-Quran yang menyuruh ziarah memasuki bulan Ramadhan. Agar kita tak terjerumus dalam TBC (Takhyul, Bid’ah dan Kurafat) kita perlu mengkaji lebih dalam masalah ziarah ini, jika akan menjerumuskan kita kepada hal-hal yang menjauhkan diri kita dari Allah SWT lebih baik kita tinggalkan saja.

TPU

TPU

2. Balimau

Bt. Kuranji

Tradisi baliamau biasanya dilakukan di sungai-sungai atau tempat rekreasi air dan pemandian yang dimaksudkan untuk menggugurkan semua kotoran lahir maupun batin, tujuan nya tampak begitu mulia akan tetapi adakah rasul menyuruh/memberikan tuntunan pada kita untuk mandi akan memasuki ramadhan?, sepengetahuan penulis ada 2 hukum mandi, wajib atau sunah. Wajib karena mimpi basah, berhadast besar atau junub  dsb, sunah hukumnya bagi kaum laki-laki sebelum jumatan. Tidak pernah kita temukan ayat Al-Qur’an maupun Hadist yang membahas balimau sebelum memasuki Ramadhan. Sebagai masyarakat yang mengaku berfilosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah (ABS,SBK) masyarakat minang harus berhati-hati dalam beramal, amal tanpa ilmu (Taklid) artinya seorang muslim harus tau dasar hukum agama dalam melakukan sesuatu yang dianggap ritual atau ibadah, jangan sampai menjadi orang yang ikut-ikutan saja. Saatnya kita mengkaji lebih jauh dan lebih dalam.

Bahkan sering sekali para ustadz, alim ulama, para penceramah menghimbau kepada umat agar balimau dirumah masing-masing, “pai balimau tapi akhirnyo balunao”, bahkan ada sebagian masyarakat yang menyertakan Orgen Tunggal disela-sela acara balimau dengan biduanita yang masyaAllah, ndak tamakan dek kecek lai do dunsanak, balimau tapi akhirnyo balunao. Mandi pun bercampur laki-laki dan perempuan (Na’uzubillah), tak ingat kah kita ketika beberapa tahun yang lalu, Allah langsung menegur umat yang sedang balimau dengan gempa, hingga acara balimau nan balunao pun seketika menjadi bubar.

Bt Kuranji

Oleh: imr@n | 7 Agustus 2010

Hikmah Antri


Suasana Antri

Hari ini sabtu (7 Agustus 2010), penulis mengantri untuk ACC ASKES di salah satu Rumah Sakit Pemerintah, pagi sebelum jam masuk kantor (08.00) sudah banyak masyarakat yang mengantri. Ikut antri di RS seperti ini bukanlah hal yang baru atau yang pertama penulis lakukan, entah karena akan memposting tentang antrian atau faktor X lain, muncullah moment-moment yang biasanya tidak pernah penulis jumpai dalam antrian-antrian sebelumnya tetapi kali ini muncul.

Ternyata masih ada Oknum yang berpakaian sepertinya sih pegawai RS, yang menitip ACC Askes yang mungkin saja teman atau kerabat si Pasien penitip ACC Askes, mungkin penitip ingin cepat atau sebagainya akan tetapi dengan cara melanggar hak-hak pengantri lain, ketidak beresan itu nampaknya diAmini saja oleh petugas Askes dengan memberikan ACC tsb, bahkan penulis sendiri belum mampu amar ma’ruf nahi mungkar pada kondisi tsb (mungkin postingan ini menjadi cara selemah-lemah iman), seharusnya kita semua sadar akan pentingnya kegiatan yang biasa disebut Antri ini, banyak ahli bicara, menurut mereka hal-hal seperti ini muncul akibat pendidikan di Indonesia masih mengutamakan hafalan, kognitif dsb bukan kepada pendidikan berbasis pengalaman (learning by doing, learning by experience) atau praktek. Sehingga kita hanya hafal antri tapi tidak faham filosofi antri itu sendiri. Dengan Antri kita belajar menghargai, menghormati hak orang lain. Di barat atau di Jepang masyarakat sudah terbiasa menghadapi antri dengan manajemen antri yang mereka perlihatkan, mereka mempersiapkan diri mereka menghadapi antri, nah ketika antri mereka mengisi waktu dengan membaca buku, artinya apa? Mereka tak rela waktu mereka habis atau terbuang percuma hanya karena menunggu giliran. Begitu cara mereka menghargai hak orang lain juga menghargai waktu. Jika dalam antri saja masyarakat kita tidak bisa tertib bahkan berusaha mencari “pintu belakang” ya maklum saja jika di negeri ini masih akrab ditelinga kita praktek KKN terselubung maupun terang-terangan.

Penjual Koran

Bagi yang tidak mempersiapkan diri menghadapi antrian dari rumah, Alhamdulillah penjual koran sudah stand by disana. Pengantri bisa membeli koran, karena Penulis juga melihat ada juga pengantri yang mengisi waktu dengan membaca Koran pagi, membaca koran tampaknya cukup ampuh mengusir kebosanan sambil menunggu giliran juga mengisi waktu dengan menambah wawasan tentunya.

Older Posts »

Kategori

MaranHoven.WordPress.Com

[ Information, Technology, Motivating, Inspiring People, Business ]

Mustafatope's Weblog

.... inspiring for teachers

fatkoer.wordpress.com

Sahabat Pembelajar

Gaptek Update®

Perkaya wawasan anda dengan informasi terbaru

Dongeng Geologi

Geologi Lingkungan, Energi dan Kebencanaan

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

Meniti Jalan yang Lurus

Mari kita kembali kepada Al Qur'an dan As Sunnah dengan pemahaman salaf

arie yulfa

Just another WordPress.com weblog

tentang PENDIDIKAN

AKHMAD SUDRAJAT

Anti GO Blog

Baca yang tersurat, juga yang tersirat

akhdian.net

BERBAGI PENGALAMAN & ILMU PENGETAHUAN

Nofrion Sikumbang

Semua Tentang Kegiatan, Ide, Pikiran dan Informasi Dari Penulis Untuk Semua Pembaca