Oleh: imr@n | 14 Desember 2012

Semangat Ibadah


Terlintas untuk menulis sesuatu yang penulis anggap lucu dan terjadi disekitar kita, mengenai seorang anak yang sekarang bukan lagi anak-anak, dan entah kenapa pengalaman ini selalu teringat, mungkin untuk dituliskan pada saat ini, jika ketika itu sudah ada blog ini, mungkin postingnya sudah sangat lama.. hehe..

shalat

 

 

Sebagai seseorang yang awam dalam beragama, pernah saya temukan beberapa karakteristik Anak didalam Al Qur’an diantaranya ada yang disebut sebagai ujian bagi orang tuanya, ada juga sebagai lawan, ada juga sebagai qurrataa’yun klw tidak salah artinya sebagai penyejuk mata dan hati. Memang ada perasaan senang tersendiri ketika melihat bocah-bocah sholat berjamaah di mesjid, kita saja yang bukan orang tuanya senang melihat apalagi orang tuanya, entah itu atas suruhan orang tuanya, entah itu suruhan ustadz di TPA/TPQ, entah itu karena ikut-ikutan karena teman temannya banyak yang sholat ke masjid. Kita lupakan masalah ributnya mereka, bergelutnya mereka dan segala hal yang membuat para jamaah murka karena aksi tak terpuji mereka dalam sholat berjamaah, lebih penting dari itu bagaimana mewariskan Islam dalam hati dan Sanubari para pengganti ini.

Pebri namanya, biasa dipanggil cubab, mungkin ketika itu usianya SD dan saya di MTsn, ketika itu salut melihatnya begitu semangat sholat berjamaah di masjid, sebagai anak SD yang takaran beragama nya, yaaa  dapat dipahami sendiri lah ya, ketika itu sholat maghrib berjamaah, dia sudah datang kemasjid dan kami tidak terlambat atau tidak masbuq, saya pun berdiri satu shaf dengannya pas bersebelahan dengan beliau, kita mengikuti imam dari rakaat pertama, kita selalu mengikuti imam dan selalu beriringan hingga sampai tiba saatnya sholat diakhiri dengan salam kekanan lalu kekiri, naahhhhh, disini kita tidak lagi sama, beliau naik dan menambah bilangan rakaatnya, dan saya perhatikan beliau menambah 2 rakaat lagi. Setelah beliau menyelesaikan sholat dan mengakhirinya dengan salam, lantas saya bertanya:

“cubab, baa koq batambah lo sholat tu 2 rakaat lai, wak kan ndak talambek do ma?”

Apa jawabnya?

Dengan wajah datar seakan tak terjadi apa-apa, Lantas cubab menjawab: “Langsuang sholat sunat sakali bang”

Haha.. mana bisa gitu?

 

Yaa sudahlah, kita apresiasi semangatnya, dan biarkan ia untuk mencari tau dimana kekeliruannya… namanya juga anak-anak… gituu aja kok repoot..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

MaranHoven.WordPress.Com

[ Information, Technology, Motivating, Inspiring People, Business ]

Mustafatope's Weblog

.... inspiring for teachers

fatkoer.wordpress.com

Sahabat Pembelajar

Gaptek Update®

Perkaya wawasan anda dengan informasi terbaru

Dongeng Geologi

Geologi Lingkungan, Energi dan Kebencanaan

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

Meniti Jalan yang Lurus

Mari kita kembali kepada Al Qur'an dan As Sunnah dengan pemahaman salaf

arie yulfa

Just another WordPress.com weblog

tentang PENDIDIKAN

AKHMAD SUDRAJAT

Anti GO Blog

Baca yang tersurat, juga yang tersirat

akhdian.net

BERBAGI PENGALAMAN & ILMU PENGETAHUAN

Nofrion Sikumbang

Semua Tentang Kegiatan, Ide, Pikiran dan Informasi Dari Penulis Untuk Semua Pembaca

%d blogger menyukai ini: